Kampung Naga Sehari

JAWA BARAT

Kampung Naga Sehari

Rp800000 per person

Kampung Naga adalah sebuah kampung adat yang terletak di desa Neglasari Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Masyarakatnya masih memegang kuat adat istiadat yang diwariskan oleh leluhur mereka dimana mereka hidup dalam tatanan yang diliputi suasana kesahajaan dan lingkungan kearifan tradisional yang lekat.

Karena keunikannya kampung ini kerap dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanagara, serta dijadikan sebagai tempat studi tentang kehidupan masyarakat pedesaan Sunda pada masa peralihan dari pengaruh Hindu menuju pengaruh Islam di Jawa Barat.

HARGA PAKET TOUR

Jumlah Orang

2-3 orang

4-5 orang

6-10 orang

11-14 orang

15-18 orang

25 orang

45 orang

Harga

Rp800.000

Rp600.000

Rp575.000

Rp500.000

Rp450.000

Rp430.000

Rp400.000

  • Departure
    Kota Garut
  • Departure Time
    Ditunggu kumpul pagi pukul 10.00
  • Return Time
    Sekitar pukul 16.00
  • Dress Code
    pakaian santai berwisata
  • Included
    Entry Fees
    Fee Parking and Highway
    Health Protocol
    Meals
    Mineral water on tour
    Personal Guide
    Tour Transport
  • Not Included
    2/3 Star Accommodation
    3/4 Star Accomodation
    5 Star Accommodation
    Airport Transfers
    Barbeque
    Breakfast
    Departure Taxes
    Flight ticket
    Homestay
    Jeep Bromo
    Merapi Jeep Package
    Personal meals
    Sepeda Santai
    Snorkeling Package
    welcome drink
1
Hari I: Keberangkatan (snack, lunch)
  • 10.00 Meeting point Garut, perjalanan ke Kampung Naga.
  • 11.00 Tiba di Kampung Naga, peserta akan dipandu oleh guide local untuk diberi penjelasan asal muasal Kampung naga, tatacara kehidupan sehari hari dan berbagai hal kebiasaan penduduk setempat.
  • 12.00 Makan siang, menu lokal.
  • 13.00 Eksplorasi Kampung Naga.
  • 15.30 Kembali ke Garut.
  • 16.30 Tiba di Garut. Tour selesai.

TOUR LOCATION

Tasikmalaya

Tentang Objek Wisata

Kampung Naga adalah sebuah kampung adat yang terletak di desa Neglasari Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Masyarakatnya masih memegang kuat adat istiadat yang diwariskan oleh leluhur mereka dimana mereka hidup dalam tatanan yang diliputi suasana kesahajaan dan lingkungan kearifan tradisional yang lekat. Karena keunikannya kampung ini kerap dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanagara, serta dijadikan sebagai tempat studi tentang kehidupan masyarakat pedesaan Sunda pada masa peralihan dari pengaruh Hindu menuju pengaruh Islam di Jawa Barat. Asal-usul kampung adat ini tidak begitu jelas.  Tidak diketahui dengan terang kapan, siapa yang mendirikan serta bagaimana kampung ini berdiri. Hal ini konon disebabkan manuskrip-manuskrip peninggalan leuhur yang bisa menceritakan sejarah kampung terbakar pada saat pemberontakaan DI/TII tahun 1956. Gerombolan pemberontak yang tidak senang karena masyarakat kampung tidak mendukung perjuangan mereka, membumihanguskan kampung termasuk tempat penyimpanan pusaka. Penamaan Naga sendiri cukup aneh, karena sebagaimana diketahui naga adalah ciri khas budaya Tiongkok. Sedangkan kampung tersebut bisa dikatakan jauh dari pengaruh itu. Tidak terdapat ornamen-ornamen atau pun gambaran tentang hewan naga di Kampung Naga.  

Review

0.0
Accomodation0%
Destination0%
Meals0%
Overall0%
Transport0%
Value For Money0%

POST A REVIEW

error: Content is protected!!