Pulau Komodo

Indonesia

Pulau Komodo

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Cras sollicitudin, tellus vitae condimentum egestas, libero dolor auctor tellus, eu consectetur neque elit quis nunc. Cras elementum pretium est.

Kepulauan Nusa Tenggara menyimpan sejuta alamnya yang menyalak pandang. Secara geografis, kepulauan Nusa Tenggara berada di sebelah timur Pulau Sumbawa. Di antara kedua pulau ini, terpisahkan oleh Selat Sape.

 

Di antara sekian pulau yang ada di Kepulauan Nusa Tenggara, ada sebuah pulau yang menarik untuk kita jujuki. Namanya Pulau Komodo. Pulau ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo. Apa menariknya? Berikut informasinya.

 

Sesuai dengan namanya, Pulau Komodo merupakan pulau yang juga menjadi habitat hewan langkah di negeri ini. Keberadaannya makin tahun makin menyusut. Tentu mengasyikkan bila kita bisa melihat langsung kehidupan hewan yang dilindungi negara ini. Bukan hanya di Pulau Komodo, habitat komodo juga ada di pulau yang berdekatan dengannya. Seperti di Pulau Rinca.

 

Di pulau tersebut, wisatawan bisa leluasa melihat dan mengamati pola keseharian komodo. Terdapat tempat yang tepat untuk melihat kawanan komodo. Wisatawan bisa mendaki sebuah bukit, yaitu Bukit Ara (538 mdpl). Di atas gunung itu, kawanan komodo banyak hidup secara liar. Selain komodo, satwa lain yang bisa kita lihat, yaitu rusa liar, banteng dan kuda liar.Apakah hanya itu? Tentu tidak.

 

Kedua, ternyata Wisatawan juga bisa menikmati pesona alam yang cantik dan menakjubkan, indahnya pasir putih berhias batu karang serta deburan ombak di pantai. Air laut begitu jernih dan biru serta sinar matahari yang menghangatkan pantai.

 

Ketiga, Taman Nasional Komodo ternyata menyimpan keindahan lain, yaitu keindahan bawah laut yang menawan. Anda bisa menyelam dan menikmati kecantikan ratusan spesies trumbu karang, rumput laut, puluhan macam bunga karang, penyu hijau, ribuan spesies ikan termasuk ikan hiu, ikan pari, ikan paus, hingga ikan lumba–lumba.

 

Keempat, letaknya yang berada di kawasan Zona transisi garis Wallacea, membuat daerah ini sangat indah. Kawasan ini terbentuk dari pertemuan dua benua, yaitu Asia dan Australia, yang kemudian membentuk deretan unik berupa pulau dengan gunung api.

 

Oleh karenanya, pulau ini dipenuhi oleh burung-burung dan satwa dari dua benua tersebut. Banyak sekali jenis flora dan fauna yang hidup di Taman Nasional Komodo ini. Di sini terdapat 254 jenis flora yang berasal dari Asia dan Australia, 128 jenis burung, dan 58 jenis fauna lainnya.

 

Kelima, Wisatawan ingin merasakan sensasi berada di tengah padang rumput dan hutan sabana? Di sini tempatnya, luas padang rumput sabana ini mencapai 70% dari luas seluruh taman nasional. Berbagai jenis rumput tumbuh dengan subur di sana.

 

Selain wisatawan bisa melihat langsung Komodo  sebaiknya jangan terlalu dekat  di sini wisatawan juga bisa menyewa kapal nelayan menuju pantai Merah. Wisatawan akan dapat menikmati keindahan pasir yang berwarna pink, yang hanya ada 7 tempat di dunia.

 

Saat Wisatawan berperahu, sewaktu-waktu lumba-lumba bisa saja tiba-tiba muncul menggoda. Wisatawan bisa bermain dengan mereka. Selain itu beragam ikan yang cantik, bersembunyi di balik indahnya terumbu karang, penyu hijau serta ikan paus yang berenang bebas juga siap menyambut Wisatawan.

 

Nah, sebelum pulang ingin mencari suvenir dan oleh-oleh? Wisatawan bisa datang ke Loh Buaya dan Loh Liang, pusat penjualan cenderamata khas Taman Nasional Komodo.  bisa membeli kaos yang bergambar komodo, patung kayu komodo, hingga aksesori bernuansa pulau Komodo. Selain itu jangan lupa kain tenun ikat halus dari Flores dengan motif dan corak indah serta jajanan khas Flores, Kue Rambut.

 

Kehidupan masyarakat pedalaman di Pulau Komodo, patut kita kunjungi pula. Mereka merupakan masyarakat yang secara langsung, pasti juga telah menjaga kelestarian alam di sana. Di Pulau Komodo, terdapat pula hutan bakau maupun padang rumput hijau nan subur. Rupa-rupa alam seperti ini, membuat kita merasa berat untuk segera pergi meninggalkannya.

 

Sebelum pergi meninggalkan spot indah ini, ada baiknya kita menyempatkan membeli sejumlah suvenir khas Komodo. Seperti patung kayu berbentuk komodo maupun kaus yang bergambar hewan komodo.

Good To Know

Country

Indonesia

Visa Requirements

Visa in not needed for Southeast Asia citizens. Everyone else need a visa.

Languages spoken

Bahasa

Currency used

Rupiah

Area (km2)

390 km2

Pulau Komodo

Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah timur Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape.

 

Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

 

Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Hingga Agustus 2009, di pulau ini terdapat sekitar 1300 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca dan dan Gili Motang, jumlah mereka keseluruhan mencapai sekitar 2500 ekor. Ada pula sekitar 100 ekor komodo di Cagar Alam Wae Wuul di daratan Pulau Flores tapi tidak termasuk wilayah Taman Nasional Komodo.

 

Selain komodo, pulau ini juga menyimpan eksotisme flora yang beragam kayu sepang yang oleh warga sekitar digunakan sebagi obat dan bahan pewarna pakaian, pohon nitak ini atau sterculia oblongata di yakini berguna sebagai obat dan bijinya gurih dan enak seperti kacang polong.

 

Pulau Komodo juga diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, karena dalam wilayah Taman Nasional Komodo, bersama dengan Pulau Rinca, Pulau Padar dan Gili Motang.

 

Pada tahun 1910 orang Belanda menamai pulau di sisi selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dengan julukan Pulau Komodo. Cerita ini berawal dari Letnan Steyn van Hens Broek yang mencoba membuktikan laporan pasukan Belanda tentang adanya hewan besar menyerupai naga di pulau tersebut. Steyn lantas membunuh seekor komodo tersebut dan membawa dokumentasinya ke Museum and Botanical Garden di Bogor untuk diteliti.

 

Tahun 2009, Taman Nasional Komodo dinobatkan menjadi finalis “New Seven Wonders of Nature” yang baru diumumkan pada tahun 2010 melalui voting secara online di www.N7W.com.Pada tanggal 11 November 2011, New 7 Wonders telah mengumumkan pemenang sementara, dan Taman Nasional Komodo masuk kedalam jajaran pemenang tersebut bersama dengan, Hutan Amazon, Teluk Halong, Air Terjun Iguazu, Pulau Jeju, Sungai Bawah Tanah Puerto Princesa, dan Table Mountain. Taman Nasional Komodo mendapatkan suara terbanyak .

 

Hubungi Kami whatsapp