Museum

Siswa akan menikmati pemandangan bersejarah di museum-musem dan tempat-tempat bersejarah di Indonesia. Kami akan mengajak siswa untuk belajar sejarah secara menyenangkan dan tidak membosankan. Beberapa lokasi wisata sejarah ini berbeda dengan yang pernah ditawarkan pihak lain.

Kami menawarkan lokasi-lokasi sejarah yang unik, sekaligus menawarkan keindahan alam yang eksotis dan perjalanan yang tidak telupakan.

Lokasi:

  1. Kota Tua Jakarta
  2. Kota Tua Semarang
  3. Wisata Candi Yogjakarta
  4. Museum Kereta Api Ambarawa, Semarang
  5. Napak Tilas Pengasingan Soekarno Muntok Bangka – Bukit Menumbing
  6. Napak Tilas Peninggalan Majapahit di Mojokerto Jawa Timur
  7. Perjalanan Sejarah Candi Yogjakarta – Magelang
  8. Gunung Padang, Cianjur

 

Wisata Dirgantara

Wisata Dirgantara mengajak kita mengenal lebih jauh profesi TNI AU serta pesawat-pesawat yang ada di Hanggar Lanud Halim Perdana Kusuma. Di tempat ini, kita juga akan berkreasi membuat Pesawat Glider serta mengunjungi Museum Lanud Halim Perdana Kusuma.

Peresmian museum ini ditandai dengan adanya penandatanganan prasasti oleh Kasau didampingi Komandan Lanud Halim Marsekal Pertama TNI A. Adang Supriyadi, SE, selaku pencetus ide dan pemrakarsa diadakannya museum lengkap dengan rangkaian pajangan foto-foto maupun gambar-gambar sejarah berdirinya Pangkalan Udara terlengkap di Indonesia ini.

Museum Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma menyimpan koleksi foto dan (benda) sejarah TNI AU. Terutama memajang gambar-gambar dan foto-foto hitam-putih pesawat-pesawat tempur dan pesawat angkut yang telah memperkuat dan mendukung keberhasilan perjuangan kemerdekaan sejak tahun 1947 seperti B-25 Mitchell, Dakota, MIG, Albatros, Mustang dan juga para pelaku sejarah.

HARGA Rp165.000/pax, minimal 50 pax

Fasilitas: Bis Pariwisata (AC, RS, Flat TV, DVD, Karaoke) | Administrasi & Perizinan | Tour Hanggar Lanud Halim | Tour Museum Lanud Halim | Membuat Pesawat Glider | Snack dan Makan Siang | Spanduk Kegiatan | Tour Guide | Tips Driver, Tol, Parkir, dll

 

Kota Tua Jakarta – Sunda Kelapa

kota tuaKawasan Kota Tua Jakarta tidak hanya seputar Taman Fatahillah. Ia membentang luas hingga ke Pelabuhan Sunda Kelapa. Hasilnya, begitu banyak tempat bersejarah yang bisa disambangi. Inilah destinasi yang cocok untuk mengenalkan sejarah Kota Tua Jakarta kepada anak-anak dan orang tua dari bangunan-bangunan tua peninggalan Belanda tersebut, makin tertata apik.

Dari perjalanan mengelilingi Kota Tua, kita akan masuk ke berbagai museum peninggalan Belanda. Antara lain, Museum Sejarah Kota (Fatahillah), Museum Wayang, Museum Keramik, Museum Bank Indonesia, dan Museum Bank Mandiri. Di sini, kita bisa menikmati tour dengan menggunakan sepeda onthel.

Setelah menikmati perjalanan menyusuri Kota Tua, perjalanan bergeser ke nuansa bahari. Kita akan mengunjungi Museum Bahari, Menara Syah Bandar, Sunda Kelapa, Galangan VOC, Jembatan Kota Intan, dan Sunda Kelapa.

HARGA Rp175.000/pax, minimal 50 pax

Fasilitas: Bis Pariwisata (AC, RS, Flat TV, DVD, Karaoke) | Tiket objek wisata | Snack dan Makan Siang | Spanduk Kegiatan | Guides | Dokumentasi foto | Tips Driver, Tol, Parkir, dll

 

Museum Gajah – Monas – TMII

museum gajahTour city bukan hanya untuk kalangan dewasa, tetapi anak-anak dapat juga menikmati keliling kota Jakarta. Seharian menjelajahi tiga objek wisata, membuat anak-anak mendapatkan pengetahuan yang banyak.

Diawali dengan tour sambil belajar ke Museum Nasional atau dikenal dengan Museum Gajah dan dilanjutkan ke Monumen Nasional (Monas), anak-anak dapat belajar sejarah bangsa Indonesia dan melihat landscape kota Jakarta dari ketinggian Tugu Monas.

Setelah belajar sejarah Indonesia, peserta akan diajak mengenali budaya Indonesia dan wahana kereta gantung, teater 3 dimensi, dan wahana lainnya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Di sini, peserta akan mengeksplorasi keindahan ragam budaya Indonesia secara menyenangkan.

HARGA Rp200.000/pax, minimal 50 pax

Fasilitas: Bis Pariwisata (AC, RS, Flat TV, DVD, Karaoke) | Tiket objek wisata, termasuk puncak Tugu Monas, kereta gantung, teater 3D, dan IMAX Keong Mas di TMII | Snack dan Makan Siang | Spanduk Kegiatan | Tour Guide | Dokumentasi foto | Tips Driver, Tol, Parkir, dll

 

Museum Satria Mandala – Museum Polri

museum-polriMemahahi sejarah dan perkembangan pertahanan dan keamanan negara kita, anak-anak bisa diperkenalkan melalui study tour ke museum Satria Mandala dan Museum Polri. Di Museum Satria Mandala dapat ditemui berbagai koleksi peralatan perang di Indonesia, dari masa lampau sampai modern, seperti koleksi ranjau, rudal, torpedo, tank, meriam bahkan helikopter dan pesawat terbang (satu diantaranya adalah pesawat Cureng yang pernah diterbangkan oleh Marsekal Udara Agustinus Adi Sucipto).

Selain itu, museum ini juga menyimpan berbagaii aneka senjata berat maupun ringan, atribut ketentaraan, panji-panji dan lambang-lambang di lingkungan TNI. Juga dipamerkan tandu yang dipergunakan untuk mengusung Panglima Besar Jenderal Soedirman saat beliau bergerilya dalam keadaan sakit melawan pendudukan kembali Belanda pada era 1940-an. Fasilitas lainnya terdapat Taman Bacaan Anak dan Kios Cinderamata.

Sedangkan, Museum Polri menampilkan ribuan foto dan berbagai benda bersejarah yang disajikan secara apik dan dilengkapi dengan fasilitas multimedia interaktif. Museum ini terdiri atas tiga lantai, dilengkapi dengan Kids Museum atau Museum Anak.

Dalam aktivitas menyelusuri pertahanan dan keamanan di kedua museum itu, peserta dapat ikut serta dalam simulai baris berbaris ala militer dan polisi yang didampingi oleh guide berlatar belakang militer dan polisi.

HARGA Rp170.000/pax, minimal 50 pax

Fasilitas: Bis Pariwisata (AC, RS, Flat TV, DVD, Karaoke) | Tiket objek wisata (dapat naik di atas tank) | Snack dan Makan Siang | Spanduk Kegiatan | Guides | Aktivitas baris berbaris | Dokumentasi foto | Tips Driver, Tol, Parkir, dll

 

Museum Layang-layang

Museum Layang-layang Indonesia memiliki berbagai macam koleksi dari seluruh pelosok nusantara dan mancanegara, termasuk layang-layang tradisional dan modern. Mulai dari layang-layang miniatur yang berukuran 2 cm, hingga yang berukuran besar. Bahkan, museum ini memiliki beberapa layang-layang berukuran raksasa terbesar di tanah air seperti “Megaray” berukuran 9 x 26 meter.

Layang-layang telah dikenal sejak dahulu kala dan hingga kini masih diminati. Bentuk dan bahan layang-layang telah mengalami perubahan mengikuti perkembangan zaman. Tanpa mengesampingkan perkembangan dunia layang-layang modern, Museum Layang-layang Indonesia sebagai satu-satunya museum layang-layang di Indonesia berupaya untuk melestarikan budaya layang-layang tradisional yang unik dari setiap wilayah di Indonesia.

HARGA Rp170.000/pax, minimal 50 pax

Fasilitas: Bis Pariwisata (AC, RS, Flat TV, DVD, Karaoke) | Tiket objek wisata | Snack dan Makan Siang | Spanduk Kegiatan | Guides | Suvenir | Aktivitas membuat layang-layang dan fasilitator | Pemutaran Video Sejarah Layang Layang di Indonesia | Dokumentasi foto | Tips Driver, Tol, Parkir, dll

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*